Tentang
Dapur kecil yang memilih tetap kecil
Pudingku berawal dari satu hal sederhana: puding yang enak biasanya kalah karena dibuat terlalu banyak sekaligus. Kami memilih arah sebaliknya.
Kenapa batch kecil
Puding itu jujur. Kalau perbandingan susu dan agar-agarnya meleset sedikit saja, teksturnya langsung terasa — entah terlalu keras, atau berair setelah semalam di kulkas. Perbandingan itu paling gampang dijaga kalau jumlah yang dimasak tidak terlalu banyak.
Karena itu kami membatasi jumlah per batch, dan memproduksi mengikuti pesanan yang masuk, bukan menumpuk stok. Konsekuensinya jelas: kami butuh waktu penyiapan, dan ada hari di mana varian tertentu tidak tersedia. Kami rasa itu pertukaran yang masuk akal.
Resep-resepnya kami kembangkan sendiri dan masih terus disetel. Kalau satu varian belum kami anggap benar, varian itu tidak kami jual dulu.
Tiga hal yang kami pegang
Tulis apa adanya
Daftar bahan, alergen, dan berapa lama produk bertahan kami tulis lengkap di setiap halaman produk. Kalau ada yang belum bisa kami pastikan, kami bilang belum bisa dipastikan.
Rasa dulu, tampilan kemudian
Kami tidak menambahkan pewarna untuk membuat warna lebih mencolok. Pandan kami berwarna hijau muda dan taro kami berwarna ungu pucat karena memang begitu warna aslinya.
Selesaikan kalau ada masalah
Salah kirim atau rusak saat diterima kami ganti, tanpa perlu diperdebatkan. Ketentuannya ada di halaman kebijakan penggantian.
Yang belum kami punya
Kami memilih tidak memasang klaim yang belum ada dokumennya. Sampai halaman ini terakhir diperbarui, kami belum mencantumkan nomor sertifikasi halal maupun izin edar pada website ini. Kalau kamu butuh dokumen legal untuk pemesanan dalam jumlah besar atau untuk acara perusahaan, hubungi kami dulu supaya kami bisa menjelaskan status terkini secara langsung.